Kata Bijak Kehidupan yang Berkelas dan Elegan

Berikut ini berbagai kata bijaksana kenasiban yang bakal mengingatkan Kamu kembali bakal pengertian nasib yang sesungguhnya.

Kata Bijak Kehidupan yang Berkelas dan Elegan


1. Nasib itu bukan hanya memtersanjungkan diri sendiri, tapi bagilah ketersanjungan itu terhadap orang di sekeliling kami sebab ketersanjungan itu bakal bertambah ketika dibagi.

2. Jangan iri atas keberhasilan orang lain, sebab kamu tidak mengenal apa yang telah ia korbankan untuk mencapai keberhasilannya itu.

3. Sekurang baik-kurang baiknya kondisiku,sejatuh-jatuhnya aku, selelah-lelahnya nasibku, setidaknya aku tetap punya Dia, tempatku bersandar & mengadu. Berharap jalanku rutin mendapat sinar-Nya.

4. Dewasa adalah ketika kami sanggup bersikap lebih bijaksana serta tidak emosional dalam menghadapi sebuahpersoalan.

5. Tidak persoalan seberapa tidak jarang engkau jatuh, yang paling penting adalah seberapa cepat engkau bangkit.

6. Pada waktu kamu memberi ruang di hati kamu untuk kebencian, maka kamu sebetulnya sedang memberi pupuk bagi penderitaan batin.

7. Orang terkuat bukan mereka yang rutin menang, melainkan mereka yang tetap tegar ketika  mereka jatuh.

8. Mengukir prestasi itu mudah, namun mempertahankan prestasi itu yang susah.

9. Apapun yang diperbuat dengan hati, bakal membuahkan hasil yang berkesan pula di hati.

10. Setiap pekerjaan dahulukan dengan doa, niscaya bakal lancar.

11. Menyabut paku yang tertancap pada kayu tidaklah cukup, sebab tancapan paku tersebut tetap menyisakan celah. Mengampuni saja tidak lumayan apabila tidak membenahi hati.

12. Mengucapkan kata kata lebih mudah dibanding bertindak. Sebabnya, orang yang bijaksana adalah orang yang sanggup mebuktikkan ungkapannya.

13. Cinta yang baik juga wajib bisa membikinmu menjadi lebih baik dari sebelumnya. Bila cintamu membikin nasibmu lebih kurang baik, maka jangan takut untuk melepaskannya pergi.

14. Ada dua perkara yang tidak lepas dari dusta, yaitu terlalu tidak sedikit berjanji serta terlalu keras mencari sebuah alasan.

15. Nasib kamu tidak bakal sempat merasakan ketenangan serta kedamaian, apabila kamu merawat serta menyuburkan sikap iri hati.

16. Jangan sia-siakan apapun yang kamu miliki saat ini. Ingat, dahulu kamu sempat berharap untuk mempunyainya.

17. Apapun yang terjadi, jangan hingga melepaskan pegangan dua tambang mutlak kenasiban, Andalan serta Keyakinan.

18. Suara Bedug mulai bertalu pertanda nasib perhitungan waktu saatnya maju tanpa rasa ragu berharap untuk sehingga nomer satu.

19. Nasib itu rangkaian sirkum perputaran yang rutin berputar mengelilingi diri.

20. Tidak butuh takut mengakui kesalahan pada diri sendiri, Lihatlah ketidak lebihan dalam diri serta toh Sang Khalik serta diri kami saja yang tahu.

21. Maka bila mau jujur pada diri sendiri,menghargai diri itu semudah bercermin.Lihatlah ketidak lebihan dalam diri serta belajar membenahi diri kita.

22. Jangan tanya kapan, tapi keajaiban bakal datang menghampiri orang yang rutin meperbuat yang paling baik buat dirinya sendiri maupun orang lain

23. Punya ilmu yang tinggi,tidak mesti kami melupakan sumber dari segala asalnya Ilmu. Ini sama halnya dengan sikap kami terhadap opsi nasib kita.

24. Mengejar sebuah cita-cita dengan tiada henti adalah rahasia keberhasilan.

25. Kamu mau merubah dunia? Ubahlah dulu orang yang Kamu lihat di cermin.

26. Tersenyumlah dalam situasi apapun, tanpa disadari senyum itu yang bakal menguatkanmu.

27. Masa lalu telah lewat, tidak bakal kembali lagi, masa depan itu belum terjadi sehingga kami tidak tahu apa yang terjadi serta akhirnya hanya berangan berharap sesuatu, tapi di masa kinilah, kami wajib menentukan serta membikin keputusan terhadap diri kita.

28. Di balik kehebatan seorang laki-laki lihatlah dulu siapa wanita luar biasa di belakangnya. Wanita adalah tiang negara yang bijak.

29. Pertanyaan nasib yang paling penting serta mendesak adalah: Apa yang telah engkau perbuat untuk sesamamu?

30. Ketersanjungan tidak jarang datang terhadap kami dalam bentuk kesakitan, kehilangan, serta kesedihan, tapi dengan kesabaran, kami segera bakal menonton bentuk aslinya. Insya Allah.

31. Ketika kamu mencintai seorang perempuan, itu ibarat semacam menyunting sekuntum mawar. Kadangkala kamu mencium harum mawar tersebut, tapi kadangkala kamu terasa bisa duri mawar itu menusuk jari.

32. Puisi bukanlah pendapat yang dinyatakan. Ia adalah lagu yang timbul dari luka yang tidak berdarah serta mulut yang tersenyum.

33. Sebab sesungguhnya ketersanjungan bukanlah hasil, dirinya adalah hadiah seusai berusaha.

34. Berusahalah untuk membikin hati kami rutin damai, supaya rutin bisa memtersanjungkan diri kami sendiri serta orang dikurang lebih kita.

35. Saat kau sanggup memaafkan & tersenyum terhadap orang yang menyakitimu, saat itulah kau memastikan bahwa dirimu lebih baik darinya.

36. Tutorial paling baik untuk menghukum orang yang berbuat salah terhadap kami adalah berbuat baik serta bijaksana rutin pada nya.

37. Diperlukan kedewasaan untuk memahami pemikiran orang dewasa. Serta terkadang persoalan adalah jalan untuk mendewasakan diri serta menjadikan diri lebih bijak.

38. Tidak tampan tidak sehingga soal, sebab pria memimpin bukan dengan ketampanan tapi dengan tanggung jawab, kebijaksanaan serta suri tauladan.

39. Ketersanjungan yang sesungguhnya baru bakal tercipta ketika hati ikhlas menerima. Penuh syukur serta rutin percaya hanya kepada-Nya.

40. Tidak sedikit jalan menuju keberhasilan, tapi ingat tidak sedikit jalan juga menuju kegagalan. Yang tentu variabel tetap dari keberhasilan adalah pengalaman kami gagal. Selamat bekerja!

41. Kali ini sebelum kamu berkata kata-kata yang tidak baik, Pikirkan mengenai seseorang yang tidak bisa berkata sama sekali.

42. Kenali terlebih dahulu sebelum mekualitas, sebab yang tampak indah tidak rutin indah serta yang tampak kurang baik tidak rutin kurang baik.

43. Orang kuat menyadari betul kelemahannya, orang lemah tidak sempat menyadari kelebihannya.

44. Apabila aku wajib memilih bunda alias ayah, aku tidak bakal memilih keduanya, sebab mereka tidak untuk dipilih tapi untuk kubanggakan sebagaimana mereka membanggakan diriku yang lemah ini.

45. Keagungan hati seseorang, bisa dilihat dari performanya dalam memaafkan kesalahan dirinya pun orang lain.

46. Syukurilah kesusahan. Sebab terkadang kesusahan mengantara kami pada hasil yang lebih baik dari apa yang kami bayangkan.

47. Setiap orang mempunyai potensi yang sama untuk berhasil. Perbedaannya adalah seberapa besar motivasi sanggup mengalahkan setiap hambatan

48. Ingatlah, ketika kamu memutuskan berhenti untuk mencoba, saat itu juga kamu memutuskan untuk gagal.

49. Nasib bukan mengenai memperoleh apa yang kamu inginkan, namun mengenai menghargai apa yang kamu miliki, serta sabar menanti yang bakal menghampiri.

50. Seorang kawan yang bijaksana tidak bakal mengecilkan cita-cita kawannya yg lain. Tapi sebaliknya, dirinya bakal menolong mewujudkan semua cita-cita kawannya itu.

Author:

Facebook Comment